Kisah Haru Mbah Marsiyah, Penjual Jenang Asal Kediri Berangkat Haji di Usia 105 Tahun

Lambe
Lambe

 



Lambe.my.id – Kediri
Perjalanan hidup Mbah Marsiyah menjadi inspirasi banyak orang setelah kisahnya berangkat haji di usia 105 tahun viral di media sosial. Lansia asal Kediri, Jawa Timur itu akhirnya berhasil menunaikan ibadah haji setelah puluhan tahun menabung dari hasil berjualan jenang.

Di usia yang sudah lebih dari satu abad, semangat dan tekad Mbah Marsiyah justru membuat banyak orang terharu. Kisah perjuangannya menjadi bukti bahwa mimpi dan niat baik tidak mengenal batas usia.

Menabung dari Jualan Jenang

Sehari-hari, Mbah Marsiyah dikenal sebagai penjual jenang tradisional di kampungnya. Dari hasil berjualan sederhana itulah ia perlahan menyisihkan uang demi mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci.

Meski penghasilannya tidak besar, Mbah Marsiyah tetap konsisten menabung sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun.

Perjuangannya kini menjadi perhatian publik karena menunjukkan kesederhanaan hidup yang penuh ketekunan dan kesabaran.

Berangkat Haji di Usia 105 Tahun

Di usia yang sudah mencapai 105 tahun, Mbah Marsiyah akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji.

Momen keberangkatannya membuat haru keluarga, tetangga, hingga masyarakat luas. Banyak yang kagum melihat semangatnya yang tetap kuat meski usia sudah sangat lanjut.

Kisah tersebut juga menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya soal kemampuan materi, tetapi juga soal niat, doa, dan kesungguhan hati.

Jadi Inspirasi di Media Sosial

Cerita Mbah Marsiyah langsung ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang mengaku tersentuh dan termotivasi oleh perjuangannya.

Tak sedikit netizen menyebut kisah ini sebagai salah satu cerita paling menginspirasi menjelang musim haji tahun ini.

Komentar seperti:

  • “MasyaAllah, penjual jenang bisa sampai Baitullah.”

  • “Usia 105 tahun masih semangat ibadah.”

  • “Rezeki dan panggilan Allah memang luar biasa.”

  • “Pelajaran tentang kesabaran dan ikhtiar.”

ramai memenuhi media sosial.

Bukti Bahwa Niat Baik Akan Menemukan Jalannya

Perjalanan Mbah Marsiyah juga dianggap menjadi simbol bahwa perjuangan kecil yang dilakukan dengan ikhlas dapat menghasilkan sesuatu yang besar.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, kisah sederhana seorang penjual jenang dari Kediri justru mampu menyentuh hati banyak orang Indonesia.

Semangat, kesabaran, dan keteguhan Mbah Marsiyah kini menjadi inspirasi bahwa tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian, terutama untuk memenuhi panggilan ibadah ke Tanah Suci.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar